Resensi Novel Lavender
IDENTITAS BUKU
Judul: Lavender
Nama Pengarang: Astri Salvia Aznani
Tahun Terbit: 2022
Penerbit: Loveable
Tempat Terbit: Jakarta
SINOPSIS
“Dia adalah orang yang selalu aku sebut sebagai monster dalam hidupku, Duniaku kelam pada saat itu juga. Mentalku terguncang, aku dipermalukan dan dianggap begitu rendah. Semua orang menatap diriku seperti bangkai yang harus dijauhi.”
•••
Sebuah diari dijadikan barang bukti oleh seorang Calista Shaquenaa untuk menghukum dalang yang berlindung di balik SKORPIOS. Orang itu menindas orang yang dinilai lemah, karena memiliki kekuasaan di sekolah. Calista akan menyiksa orang itu secara perlahan, hingga gadis jahat itu yang akan meminta kematiannya sendiri.
Rencana itu hampir sempurna jika saja Al Cakrawala tak datang dengan rasa sakitnya dan membuat pijakan Calista goyah. Tak mudah baginya menyingkirkan seseorang yang memiliki perasaan cinta. Oleh karena tujuan Calista hanya ingin menghancurkan satu orang dan membuatnya tidak akan tenang seumur hidup.
“Terkadang, dibutuhkan monster lain untuk bisa melawan monster yang sebenarnya.”
KELEBIHAN
Novel ini menceritakan tentang perundungan yang dimana zaman sekarang ialah hal yang sering ditemukan. Pada novel ini terkandung banyak norma-norma, etika dan juga moral yang pastinya diterapkan didalam kehidupan sehari yang akan menjadi pelajaran bagi yang membacanya. Bahasa yang dipakai mudah dimengerti terlebih untuk zaman sekarang yang bahasanya merupakan bahasa gaul. Bagi para pembaca novel ini juga dapat belajar untuk lebih menahan emosional untuk tidak merundung atau menganiaya orang lain, karena pada dasarnya itu semua akan menjadi timbal balik kepada pelakunya tersebut. Alur ceritanya sangat bagus karena menurut saya novel ini sangat cocok bagi pecinta genre action dan romance.
KEKURANGAN
Novel ini menggunakan bahasa yang mungkin kasar ataupun mungkin saja sedikit frontal. Walaupun pada halaman awalnya diperingatkan bahwa tidak dianjurkan untuk anak yang dibawah umur. Tetapi, hal itu tidak dapat di cegah, mengingat sebagian besar anak zaman sekarang berjiwa ingin tahu, yang dimana jiwa itu akan lebih besar jika saja mereka dilarang untuk melakukannya. Di dalam novel ini juga mengandung penggambaran adegan yang terkesan kasar. Novel ini juga terdapat bahasa istilah yang mungkin tidak dapat dimengerti oleh semua pembacanya, walaupun, memang bahasa-bahasa istilah itu terkesan indah dan lebih gaul.
KESIMPULAN
Novel ini sangat direkomendasikan untuk remaja, karena didalamnya terdapat banyak pelajaran tentang kehidupan yang mungkin dapat membantu psikis dan jiwa ambisius dalam hal positif bagi pembacanya sendiri. Walaupun bahasa yang digunakan sedikit kasar tetapi bisa menjadi pelajaran jika memang pembacanya bisa mengambil sisi baik yang ada didalam novel ini. Membaca novel ini akan sangat terbawa suasana dan akan membuat pembacanya sendiri menyatu dengan alurnya jika membacanya memakai perasaan dan imajinasi.
RATING:
⭐⭐⭐⭐⭐/5
Nama: Indira Keisya Az-zahra
Kelas: 10.7

Keep up the good work. BTW, novel ini direkomendasiin buat pembaca yang lebih memilih Straight Forward tidak? Dilihat dari sinopsis dan ulasan kamu, saya merasa novel ini banyak twist dan konflik yang lumayan rumit.
BalasHapusThanks for ur affirmation word. Aku tetap merekomendasikannya untuk yang lebih memilih straightforward. Mungkin, akan lebih menjadi anti-mainstream karena, komplikasi didalam novel ini memang rumit tetapi tetap mudah di fahami.
Hapus